Sabtu, 08 Juni 2013

Ternyata Sakit Hati Itu Simple

Terkadang.. 
Sulit, membuat sudut pandang seseorang, sama dengan sudut pandang kita
Terkadang.. 
Mengetahui kalau apa yg ada di fikiran seseorang, tidak sama dengan apa yg difikiran kita, itu sakit
Terkadang..
Ketika kita ikhlas, tetapi orang lain berfikir kita mengharapkan imbalan, itu sangat sakit
Terkadang..
Mengetahui orang itu berfikiran negatif tentang niat tulus kita, itu bener-bener sangat sakit
Dan pada akhirnya..
Niat kita yg tulus itu, gak berhasil menciptakan kebahagiaan tersendiri, malah sebaliknya

Saat kita masuk dalam cerita dengan topik itu, tentu yg menjadi peran utama adalah hati, hati ini sudah pasti sakit. 

Rasanya, hati juga otak ini, sudah berkompromi dan berhasil menyiapkan sejuta kata
untuk menjelaskan segalanya, menjelaskan kalau semuanya gak seperti yg kalian fikir, menjelaskan kalau gak ada sedikitpun niat yg kurang baik, niat yg tidak sepantasnya itu. Tapi disini, hati dan otak bukan lah penentu segalanya, disini yg menentukan segalanya adalah mulut. 

Saat kata-kata itu, seakan sudah berbaris rapih di leher kita, dan siap untuk keluar, tetapi mulut memerintahkan hal lain. kata-kata yg sudah siap itu, seakan kembali ke hati, lalu terbunuh. Disini gue berusaha yakin, mulut ini mungkin sudah lebih tahu, mana yang baik, dan mana yg tidak. 

Maka dia berhak memilih, mana kata yg berhak dia keluarkan, dan mana yg sebaiknya disimpan, ya mungkin akan percuma jika kita mengeluarkan semuanya, tetapi, orang itu tetap merespon dengan fikiran negatif, tentu akan membuat hati ini lebih sakit. 
Alhasil, bahwa dalam keadaan  tertentu, diam itu memaang lebih baik :)

Biarlah, hanya Tuhan yg mengetahui niat baik kita

Walaupun, tentu saja penilaian sesama manusia, sebagai makhluk sosial itu penting
Dan kita seharusnya, mendapat penilaian baik, dengan pekerjaan yg baik pula
Tetapi dalam beberapa keadaan, pekerjaan yg baik tidak selalu menghasilkan nilai baik dimata manusia, dan kita harus bisa menerima itu
Berusaha tenang lah, karena ada Tuhan yg menilai baik pekerjaan ini...

1 komentar: